Pages

Showing posts with label tenderloin. Show all posts
Showing posts with label tenderloin. Show all posts

Friday, 16 November 2012

Wisata Kuliner : Sweet blueberry cheese birthday cake di Citroengras!

Wisata Kuliner Jajanan Info Kuliner Bandung Lengkap Ceritaperut

Bulan lalu, saya sempat mampir ke Citroengras Kitchen yang berlokasi di Jalan Pangeran Kornel (sebelum flyover Pasopati, dekat ABUBA Steak). Yuk langsung aja intip-intip apa aja yang sempet dicobain! J


Tempatnya cozy banget kalo didatengin pas jam makan malem, karena suasananya yang serba oranye dan elegan banget.


Satu ini adalah Tenderloin Steak. Karena resto ini emang bukan eatery khusus steak, saya saranin mending pesen yang lain aja.. karena pernah coba steak yang lebih lezat dari yang di sini :)


Kalo temen saya waktu itu mesen si Chicken Cordon Blue yang ada di hampir semua resto di Bandung huehehee. Rasanya juga cenderung so-so aja.. tapi penyajiannya cukup oke dan menarik :)



Dan karena saya memang fish & chips hunter, tanpa berpikir panjang saya pesan deh menu Fish and Chips di sini. Yummy! Karena bagian fishnya crispy di luar dan lembut di dalam.. one of recommended pesanan kalo ke sini :)



Dan ini kedua penyegar yang menurut saya recommended dari Citroengras Kitchen. Kalo yang kiri, chocolate freeze gitu, sedangkan yang kanan ini minuman leci yang super segar. Bikin nagih banget lecinya!


Dan bukan hanya european & indonesian dishes saja yang ada di sini, tapi juga desertnya. Dan hari itu kebetulan saya dapat surprise manis dari teman-teman di ulang tahun saya, Blueberry cheese cake ini siap nemenin saya make a wish deh :)

Cari tempat dinner romantis lainnya? kamu bisa coba dateng ke Kopi Ireng
Dan... kalau mau kuliner steak yang murah meriah namun berkualitas bisa ke Suis Butcher.. cek liputannya

Saturday, 19 May 2012

Wisata Kuliner Jajanan : Tenderloin Steak MU Cafe

Wisata Kuliner Jajanan Info Kuliner Bandung Lengkap Ceritaperut

MU (Manchester United) Cafe udah pernah gw ceritain ssebagai salah satu tempat paling oke untuk makan Fetucinne, ga percaya ? silakan simak liputan Ceritaperut soal Fetucinne ayam panggang terenak yang pernah di coba :)

Makanya waktu itu kita balik lagi deh sekalian nonton bola tentunya :) soalnya di sini adalah salah satu cafe yang hampir selalu dipastikan memutar pertandingan bola :) Nah selain pasitnya memesan si fetucinne ayam panggang yang lezatos itu, kami mencoba tenderloin steak nya :)

pas dateng langsung bikin ngiler2 deh :)

Pas dateng wihhhhh berasap dan mendorong produksi air liur berkali kali lipat :) Pas dicoba cukup oke :) tapi MU Cafe ini juga terkenal dengan harganya yang lumayan nih :) jadi kalo dibandingkan dengan harga dan rasa steaknya overall masih agak kurang worth it :) karena lebih suka dengan steak di Suis Butcher :) atau pilihan lainnya adalah steak tenderloin impor yang pernah dicoba di The Peak wahhh dahsyaat!

dagingnya kurang lembut dan agak tiis

Buat kalian yang suka steak boleh klik di sini untuk Daftar Liputan tempat makan steak yang oke2 :) :) Dan buat MU Cafe teteppp kalian pesannya Fetucinne ayam panggangnya saja yang dahsyat harum dan rasa ayamnya meresap hingga ke dalam :D :D hahaha iya udah udah nanti pada ileran di depan komputer gawat nih :)


Sunday, 22 April 2012

Wisata Kuliner Jajanan : Silakan ngiler sengaja Opera Cakenya di Zoom :) Liputan dari The Strudles

Bukan rahasia lagi kalo di Jalan Progo Bandung punya banyak banget resto dan cafe jagoan, salah satunya ya The Strudles! Baca di sini referensi tempat makan yummy lainnya di Jalan Progo

Dari pertama masuk kita bakal digiurkan dengan etalase cakeyang mmhhhhh... yummy banget. Dan begitu masuk, desain elegan serba merah maroon langsung ngebuat kita ngerasa nyaman J



Setelah buka-buka menu... ternyata di sini serba menu western! Mulai dari steak, spaghetti hingga strudles yang sangat menggiurkan :9 Yuk langsung kita cicip!

Kita mulai dengan menu appetizer Dori Fish Finger (kanan). Hihi lucu karena dorinya disusun menyerupai kelima jari kita.


Satu ini namanya Chicken Valdostana. Sayang sekali karena rasa ayamnya just so-so...


Dan satu ini si Tenderloin Steak! Memuaskan banget deh memesan menu satu ini! Rasa empuk dan kematangan steaknya terasa pas di lidah! Belum lagi garnishnya yang berupa noodle dengan bumbu hijau itu enak banget, bumbunya melumer di lidaaahh, brrrr....!!
Di sini memang khasnya pasta hijau! Baca liputan menu pasta hijau


Enggak ada yang aneh-aneh kok dengan Thai Milk Ice Tea dan Ice Lemon Teanya, tapi kedua minuman ini memang jadi teman yang pas untuk makanan berat & kaya rasa di atas J


Dan tentunya apalagi desert yang pas untuk menutup hari di The Strudles... Opera Cake!

 Opera Cake The Strudles yang disajikan dingin ini one of best choice untuk menutup hari yang manis... Cokelatnya terasa berat & melumer di lidah, bikin pengen ngehabisinnya sampe ke hiasan di piring, hihi!



Tuesday, 31 January 2012

Sejarah Abuba Steak!

Abuba steak emang udah jadi legend banget yah :D pernah sebelumnya ngeliput Abuba Steak yang di  Jakarta.. spesial Lamb Chop nya yang enak bener :D




Sekarang ternyata udah ada di Bandung lho... ini dia sekilas tentang sejarah Abuba Steak :


ABUBA STEAK restoran merupakan perusahaan pribadi yang di rintis sejak tahun 1992. ABUBA STEAK restoran bermula dari usaha makanan kaki lima dibilangan kemang Jakarta Selatan, tepatnya berada di jalan
Kemang Raya 1. Nama ABUBA STEAK di ambil dari nama pemilik restoran yaitu Abu Bakar, yang telah memiliki keahlian dan pengalaman dibidang food and beverage selama lebih dari 25 tahun. Jenis makanan, minuman yang di tawarkan adalah makanan ala Texas Amerika berupa steak yang telah disesuaikan dengan cita rasa Indonesia. ABUBA STEAK merupakan pelopor pada masa itu, dimana pemilik usaha berani menjual makanan ala Barat berupa steak yang terbilang mahal atau hanya dapat dikonsumsi oleh orang-orang kelas atas namun ABUBA STEAK mencoba merubah mitos tersebut dengan menjual makanan ala Barat berupa steak dengan harga yang terjangkau dan berada di lingkungan kaki lima.



Setelah mendapat respon positif dari masyarakat, ABUBA STEAK ingin mengelola usaha makanan kaki lima ini menjadi sebuah usaha makanan yang lebih berkualitas. Tahun 1994 ABUBA STEAK mulai menempati sebuah bangunan rumah yang berada di jalan Cipete Raya No 6 Jakarta selatan. Pada awalnya ABUBA STEAK restoran hanya memiliki delapan meja makan, seiring berjalannya waktu dan dengan melihat antusiasme dari masyarakat, perlahan ABUBA STEAK menambah jumlah meja makan hingga menjadi tiga puluh lima meja makan.



Kemudian pada tahun 1998 pembaharuan dan penambahan dilakukan dengan mengambil tempat yang letaknya berseberangan, tepatnya di Jalan Cipete Raya No.6. ABUBA STEAK restoran menambah fasilitas
kenyamanannya, selain penambahan meja makan sebanyak lima belas meja, ABUBA STEAK juga menyediakan ruang makan yang full AC . 

Pada tanggal 27 juli 1996, restoran ini dianugerahi penghargaan atas partisipasi dalam Konvensi Gugus Kendali Mutu Direktorat Material. Dan pada tahun 2000, tepatnya pada tanggal 25 maret restoran ini jug
memperoleh penghargaan U.S. Meat Culinary yang diberikan oleh U.S Meat Export Federation.

Pertengahan September 2004, ABUBA STEAK restoran mulai melakukan pengembangan usaha dengan membuka cabang pertamanya di jalan Raya Gading Batavia Blok LC 11-07 Jakarta Utara. Pemilihan lokasi di kawasan Kelapa Gading ini dikarenakan letak kompleks ruko Gading Batavia yang strategis dikawasan Jakarta Utara dan merupakan food promenade atau kawasan wisata dimana para pengunjungnya dapat menikmati bagai jenis makanan dengan suasana yang nyaman dan aman.



Di awal tahun 2004 ABUBA STEAK juga mulai membangun tempat yang baru , yang letaknya masih di kawasan Cipete Raya Jl.Cipete Raya No: 14 A. Restoran ini akan menempati tanah seluas 4000m. Hal ini dikarenakan restoran yang berada di Cipete Raya No 6 masih belum cukup menampung para konsumen yang dating khususnya pada saat weekend ( hari jumat, sabtu dan minggu ) serta hari-hari libur lainnya.



Perpindahan ABUBA STEAK Pusat yang berada di Cipete Raya diresmikan pada bulan April 2007. ABUBA STEAK restoran yang baru memiliki konsep restoran yang ramah lingkungan dengan meminimalisir penggunaan air condition (AC), serta penggunaan alat-alat listrik lainnya dan juga memperbanyak tanaman hijau disekitar lingkungan restoran dalam rangka menjaga kelestarian lingkungan dan mengutamakan kenyamanan dan keamanan setiap konsumennya.



ABUBA STEAK juga membuka cabang yang ke tiga di kawasan pluit Jakarta Utara. Dan pada pertengahan tahun 2007 ini ABUBA STEAK telah membuka cabang yang ke empat yaitu di kawasan mentemg Jakarta Pusat, tepatnya di Jl. Wahid Hasyim No. 120. Untuk memperluas target konsumen, ABUBA Steak juga membuka cabang ke lima di Bandung Jawa Barat tepatnya di Jl. Prabudi Muntur no.12 pada bulan Maret 2008.

sumber : abubasteak.blogspot.com

_________________________________________

Nah waktu datang lagi ke sana kami mencoba steak lainnya seperti Tenderloin dan Sirloin Steak.. rasanya overall sama seperti yang di Jakarta..

Tapi entah kenapa secara pribadi seenak2nya Abuba kata orang, lebih jatuh cinta sama steaknya Suis Butcher, opini pribadi adalah karena daging nya lebih lembut.. Gimana dengan kalian?

Saturday, 20 August 2011

Amazing place with best tenderloin ever :)

Makan  malam kami waktu itu spesial, karena bukan makan malam biasa. Makan malam di The Peak, Lembang waktu itu adalah makan malam perayaan kemenangan buat salah satu tim di kantor kami yang berhasil menjuarai acara Outing kantor.

wah menemani para juara makan malam di tempat yang katanya paling romantis se Bandung ini :D sekalian aja deh Ceritaperut liputan :) kan blm pernah liput The Peak :)

bagian kaca paling atas adalah 'menara' candle light dinner and wine yang dimaksud :)
sumber gambar ; flickr.com

suasana nya romantis banget kalo malem :) dengan jazzy songs
sumber gambar : infobisnisbandung.com

anway tempat makan di atas gunung sempet tren beberapa tahun lalu yah.. dulu di Bandung kan terkenal banget dengan tempat-tempat makan di atas gunungnya, sekarang sih udah ga terlalu booming karena udah banyak juga.. yang populer tentu si the Peak ini yang lokasinya juga paling jauh.. ada juga The Valley, Sierra, Stone Cafe, Congo, Fashion Pasta, dll.. banyak banget sih :)




anyway di The Peak ini salah satu keunggulannya adalah sebenarnya mereka juga wine house dan ada buat dinner candle light nya yang eksklusif, di menara mereka :) gw pernah sekali ke sana, itupun kebetulan diajak sama yang punya nya jadi bisa naik ke menara mereka :) keren banget, dan di atas sana fine dining gitu dengan candle light, wine, wah cocok deh buat ngelamar :) :) *kebanyakan nonton drama hollywood :D*


ice capuccino

capuccino

back to liputan.. di The Peak ini emang makanannya enak-enak berstandar hotel bintang 5 ;) berikut antara lain makanan-makanan yang kami pesan.. ada lasagna, chicken cordon blue, buntut bakar, tenderloin, chicken steak, zuppa, minumannya pun beragam dari juice, cofee, tea..

yang paling berkesan tentu adalah si tenderloinnya, could be the best tenderloin yang pernah gw makan :) dagingnya empuk banget, tasty banget.. mateng nya juga pas, ga terlalu matang ga mentah juga, jadi dagingnya terasa manis tapi empuk :) wah top banget deh :) sayangnya bukan gw yang waktu itu pesan T_T harganya emang agak lumayan 130 ribu lebih kalo ga salah inget.. tapi worth it lah buat a very special night :)


lasagna (kiri) | zuppa (kanan)

chicken cordon blue yang ga meleleh :D

trus masalahnya yang gw pesan adalah chicken cordon blue. entah kenapa sejak pertama kali gw mengenal chicken mozarella dulu banget sekitar 10 tahun lalu pertama kali makan di The Valley waktu itu impressed banget, terkagum-kagum dengan mencair nya keju mozarella dari dalam steak.. wah sampe ga bisa tidur ngebayangin terus :D (haha this is lying! :D) tapi sejak itu ga pernah lagi nemu chicken cordon blue yang sekeren itu. sekarang pun pas ke The valley si mozarella nya ga lagi mencair, trus sama di The Peak ini juga ga demikian, sampai sekarang kalo mau pesan selalu nanya ke petugasnya 'mbak keju nya mencair ga nih?' ga tau juga ya apa para chicken cordon blue sudah tidak lagi seberkualitas dulu, atau suhu bandung menurun jadi mozarella sulit mencair atau lidah ini yang lagi ga sekaget dulu makan cordon blue :D banyak kemungkinan memang.. intinya i didn't enjoy the cordon blue T_T tetep kebayang si tenderloin yang dahsyat itu enaknya :D

buntut bakar (kiri) | chicken steak (kanan)

Tenderloin yang de best banget!

anyway buat kalian yang lagi cari alternatif dinner di dago atas, si The Peak emang recommended koq :) berkualtias 5 star hotel dengan pemandangan dan suasana yang classy banget :) love it so much and so romantic :)

Rekomendasi lain soal makan di Dago atas :
- tempat makan yang murah meriah tapi suasana tetep keren ini warung lela :)
- ada tempat namanya vila baribis, bisa disewa untuk ngadain acara keluarga or kantor, di masakin sama mereka lucu banget yah :) pemandangannya bagus trus makananya enak, bisa santai kyak di rumah sendiri :) ini review nya > http://bit.ly/f3sCPk

Enak Juga